Kepala sekolah  adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin satuan pendidikan. Kepala sekolah adalah pemimpin dari warga sekolah yang meliputi  siswa, guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah. Fakta menunjukkan bahwa berhasil atau gagalnya sekolah dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada kepemimpinan kepala sekolah.

Persyaratan dan ketentuan pengangkatan kepala sekolah telah diatur dalam Permendiknas Nomor  28 tahun 2010 tentang  penugasan guru sebagai kepala sekolah/madrasah. Kualifikasi dan kompetensi bagi kepala sekolah ditetapkan dalam Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang  standar kepala sekolah/madrasah.  Berpedoman pada persyaratan, kualifikasi dan kompetensi kepala sekolah yang telah diatur maka tidak diragukan lagi kemampuan kepala sekolah dalam memimpin sekolahnya.

Kepala sekolah seharusnya memenuhi standar kompetensi yang telah ditentukan. Kompetensi kepala sekolah merupakan syarat mutlak meningkatkan mutu pendidikan melalui satuan pendidikan yang dipimpinnya. Hanya dengan memenuhi standar kompetensi itulah kepala sekolah akan dapat menjalan tugas-tugasnya secara optimal.

TUGAS KEPALA SEKOLAH

Standar kompetensi kepala sekolah yang dipersyaratkan pada Permendiknas Nomor 13 tahun 2007 tentunya dimaksudkan agar kepala sekolah mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Tugas penting dari kepala sekolah berdasarkan standar kompetensi kepala sekolah adalah:

  1. Kepala sekolah sebagai tauladan

Seorang kepala sekolah mestinya dikenal sebaagai pribadi yang baik, berakhlak mulia, memiliki integritas, suka mengembangkan diri, terbuka, mampu mengendalikan diri dan amanah. Kepala sekolah tidak boleh hanya pandai memberi nasihat dan mahir dalam pidato, tetapi kebaikannya justru harus terlihat dari prilakunya sehari-hari. Ketauladanan seorang kepala sekolah sangat berpengaruh pada guru, pegawai maupun siswa bahkan pada masyarakat sekitarnya.

  1. Kepala sekolah sebagai manajer

Sebagai pemimpin utama di sekolah, kepala sekolah harus mampu memimpin organisasi sekolahnya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen. Oleh karena itu kepala sekolah harus mampu menyusun perencanaan sekolah, mengembangkan organisasi dan sumberdaya manusia sesuai kebutuhan, menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif, mengelola sumber daya manusia, sarana prasarana, peserta didik,  kurikulum, keuangan dan sitem informasi sekolah secara optimal, memanfaatkan iptek dan melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program sekolah. Kemampuan sebagai manajer yang handal akan mampu menggerakkan warga sekolah untuk optimal dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.

  1. Kepala sekolah sebagai seorang wirausaha.

Sekolah adalah sebuah lembaga (usaha) pendidikan. Wirausaha (enterpreneur) adalah seseorang yang tangguh dalam melakukan usaha. Seorang kepala sekolah yang ingin berhasil pasti akan memegang prinsip-prinsip kewirausahaan yaitu menciptakan inovasi, bekerja keras, motivasi yang kuat untuk sukses, pantang menyerah, dan memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi dan jasa sebagai sumber belajar.

Sebagai seorang yang memiliki jiwa kewirausahaan maka kepala sekolah akan mampu mengembangkan sekolahnya, selalu berubah kearah yang lebih baik.

  1. Kepala sekolah sebagai supervisor.

Supervisi (pengawasan) terhadap guru dan pegawai bukan hanya menjadi tugas pengawas sekolah, melainkan juga menjadi tugas kepala sekolah. Kepala sekolah hendaknya tidak mengabaikan fungsi supervisi ini. Menjadi tugas kepala sekolah untuk merencanakan program supervisi, kemudian melaksanakan dengan efektif dan menindaklanjuti hasil supervisi itu. Kegiatan supervisi kepala sekolah harus diyakini sebagai upaya memberdayakan warga sekolah, memperbaiki yang kurang dan menjadikan lebih baik.

  1. Kepala sekolah sebagai seorang sosial.

Jiwa sosial kepala sekolah dibuktikan dengan kemampuannya bekerja sama dengan pihak lain, berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, dan memiliki kepekaan sosial kepada warga sekolah dan masyarakat sekitarnya. Kepala sekolah yang dikenal sebagai orang sosial akan lebih mudah memberdayakan masyarakat sekitar untuk mengambil bagian dalam memajukan sekolah.

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Kompetensi kepala sekolah yang memadai sangat penting dalam mengelola pendidikan di sekolah. Kepala sekolah yang kompeten terlihat dari aktifitasnya  melaksanakan tugas utamaya yaitu sebagai tauladan, manajer, wirausaha supervisor, dan aktifis sosial. Kompetensi kepala sekolah sangat membantu kepala sekolah mempengaruhi, menggerakkan, mengembangkan dan memberdayakan warga sekolah dan masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya.

  1. Saran

Pengangkatan kepala sekolah agar tetap berpedoman pada syarat dan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Kepala sekolah senantiasa meningkatkan kompetensinya dalam melaksanakan tugasnya.